Selasa, 25 Februari 2020

Skema rangkaian saklar pada lampu :


Pengertian Arus Listrik AC dan DC


Pengertian Arus Listrik AC (Alternating Current)
Arus Listrik AC adalah merupakan jenis arus yang tidak mengalir secara searah. Melainkan bolak-balik. Arus AC memiliki nilai dan arah yang selalu berubah-ubah dan akan membentuk suatu gelombang yang bernama gelombang sinusoida.
AC4
Gambar 1.1 Alternaing Current Curve
Pada arus listrik AC, dikenal yang namanya frekuensi. Yang mana besarnya frekuensi ini berbeda-beda di setiap negara.
Di Indonesia, arus listrik AC yang ditetapkan oleh PLN memiliki frekuensi sebesar 50 Hertz. Sedangkan tegangan standar untuk arus bolak-bali 1 fasa di Indonesia adalah 220 Volt. Contoh penggunaan dari arus listrik AC pun sangat banyak.

Pengertian Arus Listrik DC (Direct Current)
Arus Listrik DC merupakan jenis arus yang mengalir secara searah. Awalnya arus DC dikira mengalir dari kutub positif menuju kutub negatif.
AC5
Gambar 1.3 Direct Current Curve
Namun kini banyak ilmuwan yang mengatakan bahwa sebenarnya arus listrik DC mengalir dari Kutub negatif ke kutub positif.
Aliran inilah yang menyebabkan terjadinya lubang-lubang bermuatan positif yang membuatnya seperti terlihat mengalir dari kutub positif ke kutub negatif. Pada arus DC, tegangan listrik memiliki nilai dan arah yang tetap.

Contoh Peralatan Yang Menggunakan Arus AC contoh:
Kipas angin

Televisi

Mesin cuci

Lemari Es (Kulkas)

Pendingin ruangan/ AC (Air Conditioning)

Motor listrik

Pompa air

Kompressor

Hair dryer

Vacum Cleaner

Solder listrik

Mesin jahit

Lampu penerangan rumah

Projector

Contoh Peralatan Yang Menggunakan Arus DC:
Handphone (HP)

Laptop, Netbook, dan Tablet

Senter Listrik

Motor DC

Remote Control

Kalkulator

Multimeter Digital dan Multimeter Analog

Lampu LED
Perbedaan Listrik AC dan DC
Perbedaan arus listrik AC dan DC
AC
(Arus Bolak Balik)
DC
(Arus Searah)
Energi yang dibawaAman untuk memindahkan energi dalam jarak yang jauh
Dan memberikan lebih banyak energi
Tidak dapat memindahkan energi yang jauh, karena akan kehilangan energi
Penyebab dari arah aliran elektronMagnet yang berputar di sepanjang kawatMagnet yang stabil di sepanjang kawat
Frekuensi50 - 60 Hz, berbeda pada setiap negara0
ArahBerbalik arah ketika mengalir dalam rangkaianMengalir satu arah dalam rangkaian
ArusBervariasi pada tiap waktuTetap
Aliran ElektronBergantian - maju dan mundurterus maju
Diperoleh dariGenerator arus bolak balikBaterai
Parameter pasifImpedasiHambatan
Faktor dayaAntara 0 dan 1Selalu 1
JenisSinusoidal, trapesium, segitiga, segiempatMurni dan bergetar